Najis + Pertanyaan dari Sinyo SR, Pak Kiwil, dan Zayyan Sakha mengenai Najis
Penulis: Muhammad Irfan Budiman
Edit: Muhammad Irfan Budiman
Tanggal Pembuatan: 11 Maret 2022 18.22 WIB
Pengertian Najis
Najis merupakan suatu kotoran yang menjadi terhalangnya seseorang untuk beribadah
kepada Allah Ta'ala. Karena najis bisa membatalkan ibadah, najis wajib dibersihkan
terlebih dahulu sebelum beribadah
Macam-macam Najis
1) a. Najis Mukhaffafah (Ringan)
Najis Mukhaffafah merupakan suatu najis ringan yang dibasahi dengan air pipis
bayi yang belum berusia 2 tahun dan belum mengosumsi makanan apapun,
kecuali air susu ibu
b. Hadits Najis Mukhaffafah
Rasulullah bersabda "Barang yang terkena air kencing perempuan harus dicuci,
sedangkan bila terkena air kencing laki-laki cukup dengan memercikan air
kepadanya [HR. Abu Daud & Nasa'i]
c. Cara Menyucikan dari Najis Mukhaffafah
Air wajib mengenai seluruh tempat atau tubuh yang mengenai najis tersebut
2) a. Najis Musawasittah (Sedang atau Pertengahan)
Najis Musawasittah merupakan suatu najis sedang yang terdiri dari kotoran
manusia, darah haid, madzi, air wadi, nanah bercampur darah, arak
(minuman keras), kotoran hewan yang haram dimakan, bangkai hewan, kecuali
manusia, ikan, dan belalang, dan muntah
b. Hadits Najis Musawasittah
Seorang perempuan datang menemui Nabi SAW dan berkata "Pakaian salah
seorang dari kami terkena darah haid, apa yang harus ia lakukan?" Beliau
menjawab "Keriklah darah terlebih dahulu. Kemudian, bilaslah dengan air.
Kemudian, cucilah ia. Setelah itu, engkau boleh memakainya untuk shalat
[HR. Bukhari & Muslim]
c. Cara Menyucikan dari Najis Musawasittah
Anda harus membersihkan hingga warna, wujud, bau atau rasanya hilang dan
menyiram dengan air bersih
3) a. Najis Mughalladah (Berat)
Najis Mughalladah merupakan suatu najis berat yang terkena air liur anjing dan
menyentuh babi
b. Hadits Najis Mughalladah
Nabi SAW bersabda "Sucinya berjana adalah salah seorang di antara kalian ketika
anjing menjilat dalam berjana tersebut, hendaklah mencucinya sebanyak 7 kali
dan pertama dengan menggunakan tanah" [HR. Muslim]
c. - Cara Menyucikan dari Najis Mughalladah
Membasuh tubuh menggunakan air sebanyak 7 kali dan basuhkan air dengan
dicampuri dengan debu
- Cara-cara pencampuran air bersih dengan debu
- Campurkan air bersih dengan debu bersamaan. Letakkan pada tempat atau
tubuh yang terkena najis
- Letakkan debu di tempat atau tubuh yang terkena najis dan menyiram debu
tersebut dengan air bersih. Lalu, campurkan air bersih dan debu. Setelah
mencampurkan air bersih dan debu, basuhkan dengan air bersih dan debu
- Berikan air bersih terlebih dahulu di tempat atau tubuh yang terkena najis.
Berikan debu dengan air bersih dan campurkan keduanya. Setelah men-
campurkan air bersih dan debu, basuhkan dengan air bersih dan debu
4) a. Najis Yang Dimaafkan (Ma'fu)
Najis Yang Dimaafkan (Ma'fu) merupakan suatu najis yang tidak perlu dicuci atau
dibasuh menggunakan air
b. Contoh Najis Yang Dimaafkan
- Bangkai hewan yang tidak mengeluarkan darah atau nanah
- Tidak melepas pakaian saat buang air kecil dan terkena cipratan air seni yang
bulirnya tidak terlihat
c. Cara Menyucikan dari Najis Yang Dimaafkan
Anda bisa membasuh dengan air bersih atau berwudhu apabila Anda merasa ragu
dengan najis yang dimaafkan
_____________________________________________________________________
Pertanyaan dari Sinyo SR, Pak Kiwil, dan Zayyan Sakha untuk
Ustazah Bella, salah satu pemain Kun Anta season 1, mengenai najis
- Pertanyaan dari Sinyo SR (Sobri)
Ustazah, kalo air kencing hewan yang masih bayi, itu termasuk najis Mukhaffafah bukan Ustazah?
- Pertanyaan dari Pak Kiwil (Pakde Dayat)
Kalau misalnya saya terkena kotoran dan terkena najis, bagaimana cara membersihkannya?
- Pertanyaan dari Zayyan Sakha (Dodot)
Kalau najis mughalladah, gimana ustazah?
...........................................................................................................................................
Jawaban Ustazah Bella dari pertanyaan Sinyo SR (Sobri),
Pak Kiwil (Pakde Dayat), dan Zayyan Sakha (Dodot),
salah satu pemain Kun Anta season 1, mengenai najis
- Jawaban Ustazah Bella dari pertanyaan Sinyo SR (Sobri)
Kurang tepat Sobri. Karena menurut para ulama, kotoran dari hewan itu digolongkan
kepada najis mutawassitah atau najis sedang. Berasal dari kata Tawasut yang artinya
pertengahan. Maka dari itu, Umat Muslim seperti kita disebut sebagai umatan
wasathan atau umat pertengahan
- Jawaban Ustazah Bella dari pertanyaan Pak Kiwil (Pakde Dayat)
Kita-kan tahu kalau di lumpur itu akan terkena kotoran hewan, jadi bisa digolongkan
dengan najis sedang atau najis musawasittah. Cara membersihkannya adalah kita
tinggal bersihkan dengan air yang mengalir
- Jawaban Ustazah Bella dari pertanyaan Zayyan Sakha (Dodot)
Untuk najis mughalladah berasal dari kata 'khalizan' seperti dalam ayat mifakhan
khalizan yang artinya adalah ikatan yang kuat atau berat. Cara membersihkannya
adalah kita bersihkan dengan tanah sebanyak 7 kali
____________________________________________________________________
Sumber:
- Orami.co.id:
Pengertian, Macam-Macam, Hadits, dan Cara Membersihkan dari Najis
- Pertanyaan dari Sinyo SR Pak Kiwil (Pakde Dayat), dan Zayyan Sakha
mengenai najis musawasittah & najis mughalladah:
Kun Anta season 1 Episode 41 - Sobri Kena Deh, Bukannya Jawab Pertanyaan
malah Nge-Lawak